“KARANTINA PEDULI” HUT KE-144 KARANTINA PERTANIAN

MS MANADO. Donni Muksyadayan Siregar, Kepala Balai Karantina Pertanian Kls. I Manado kepada media ini menjelaskan, hari ini Kamis, (14/10-2021) dalam rangkaian HUT Karantina Pertanian Ke – 144, dilaksnakan “Karantina Peduli” bersama Brimob Polda Sulut melaksanakan vaksinasi masal sebagai dukungan unsur pemerintah dalam percepatan jangkauan kepada masyarakat untuk dapatkan vaksin.

Vaksinasi masal diikuti ASN lingkup BARANTAN Kls. I Manado juga terbuka buat masyarakat umum dengan total 120 orang divaksin baik vaksin pertama dan kedua.

Harapan agar percepat pemulihan normal sehingga ekonomi pulih kembali. Selain vaksinasi masal juga dilaksanakan pembagian sembako serentak pada (15/10-2021) di 5 titik pelabuhan yaitu ; Pelabuhan Talaud, Sangihe, Bitung, Manado dan Bandara Samrat dengan sasaran buruh angkut.

Baca juga:  132 Kepsek SMA/SMK Dilantik Gubernur Sulut,Olly Dondokambey : Saya Langsung Ganti Kepsek Terkena Sorotan Medsos & Aduan Orang Tua Siswa

Juga telah membagikan 500 bibit kayu jenis Cempaka, Jabon, Mahoni di Kawangkoan Kabupaten Minahasa untuk petani dan pengerajin rumah panggung. Harapannya, memberi manfaat pada masyarakat dengan bangun sinergi antar instansi terkait baik pemerintah non pemerinta seperti ormas dan perusahaan

Pihaknya mendorong penyaluran KUR kepada petani mitra, agar target standartdisasi dan kwlaitas product pertanian ditingkatkan serta perkuat akses dan perluas pasar.

Menurut Donni, KUR pertanian sangat besar di Bank BRI, BNI tetapi serapan belum tinggi sehingga bersama Dinas terkait dan Direktur Pemberdayaan Kementan dorong agar optimalkan akses dan informasi kepetani untuk manfaatkan KUR. Tujuan pemerintah ajak masyarakat mandiri tidak lagi bergantung pada anggaran pemerintah, sehingga ada program pinjan lunak lewat skema KUR.

Baca juga:  KETUA SYARIKAT ISLAM SULUT BERBAGI KASIH DIBULAN SUCI RAMADHAN

Untuk itu perlu penjaminan petani lewat lembaga penjaminan serta pendampingan instansi terkait perlu diperkuat sehingga bank lebih mudah dan akses informasi petani ke perbankan lebih baik. Jelas Donni. (jansen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *