Home / Berita / Mulai Tahun 2022 Pelatihan TKI Masuk APBD

Mulai Tahun 2022 Pelatihan TKI Masuk APBD

MS, MANADO. Upaya dari BP2MI ( Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia) Manado dalam pengembangan dan memberdayakan SDM di SULUT terus dilakukan dengan berbagai terobosan penting.

Seperti dijelaskan Hendra Makalalag, Kepala BP2MI Manado kepada media ini, bahwa pihaknya telah melakukan berbagai upaya melobi pemerintah daerah di Kab./ Kota se Sulut dalam kerangka kerja sama pengiriman Pekerja Migran kesejumlah negara.

Dari hasil tatap muka dan komunikasi dengan pemerintah Kab./ Kota akhirnya menghasilkan kerja sama yang baik terutama terkait skema pembiayaan Pelatihan Pekerja Migran dalam mempersiapkan penempatan di luar negeri.

Lanjut Hendra, kesepakatan dengan 7 Kab./ Kota ( Talaud, Sangihe, Bitung, Minut, Manado, Tomohon,Minahasa) dimana seluruh biaya pelatihan Pekerja Migran akan ditanggung oleh masing -masing Pemda, sesuai amanat UU No.. 18 Pasal 41 Tentang Perlindungan Tenaga Kerja Migran.

Skema pembiayaan pelatihan Pekerja Migran menurut Hendra, dapat memanfaatkan anggaran Dana Desa melalui program pemberdayaan masyarakat desa, juga bersumber dari dana.CSR dari BUMN, BUMD, dan Swasta agar tidak terlalu membebani anggaran APBD .

Selain 7 Kab./Kota yang telah MOU, akan menyusul proses keja sama dengan Kab. Minahasa Tenggara, dan Minahasa Selatan. Namun sangat disayangkan, hingga saat ini belum satupun Pemda di Bolmong Raya yang memanfaatkan kesempatan ini, padahal Kepala BP2MI Benny Ramdani, adalah asal Bolmong,.

Ditambahkan, yang dibiayai Pemda hanya terkait pelatihan saja, sementara untuk biaya penempatan (Visa,Pasport,Medical Check up, BPJS TK dll.) menjadi tanggungan dari pemberi kerja negara tujuan setelah Pekerja Migran Indonesia (PMI) tiba ditempat pemberi kerja

Namun selama proses pengurusan penempatan, PMI bersangkutan harus membiayainya terlebih dahulu baik lewat dana pribadi atau lewat skema KUR diperbankan yang masuk langsung ke rekening PMI.

Jadi banyak kemudahan – kemudahan yang diberikan pemerintah bagi PMI yang mau bekerja ke luar negeri. Terpenting adalah keseriusan PMI tersebut untuk menjalaninya disamping pihaknya akan memberi pendampingan. Ditahun 2021 ini ada 153 PMI yang dipersiapkan pemberangkatan dengan negara tujuan Singapore, Hongkong, Jepang atas biaya mandiri.

Diharapkan ditahun 2022, akan dilakukan pemberangkatan PMI asal Sulut dalam jumlah lebih besar dari hasil kerja sama Kab./Kota se Sulut, tutur Hendra dengan nada optimis.(jansen)

About admin

Check Also

Pemkot Manado Berikan Beasiswa Bagi Ratusan Peserta Diklat Bidang Pelayaran

Wawali Sualang! Diklat Pemberdayaan Masyarakat 2024 dibuka , Peserta Bisa Mendapatkan Sertifikat Manado,MS – Politeknik …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *