“Toda” Angkat Harga Diri Dapil Wanea-Wenang

    Johanis Calvin Panginda yang akrab di sapa “Toda”

Toda ,Hadir Sebagai Representasi Warga Karombasan Yang Untuk Kali Pertama Mengutus Perwakilannya Dalam Kontestasi Lima Tahunan Dan Salah Satu Yang Di Yakini Dapat Meraup Suara Terutama Kaum Milenial Di Dapil Wanea-Wenang.

Manado,MS – Kontestasi politik lima tahunan yang akan di gelar pada 17 april 2019 mendatang membuat partai politik berlomba lomba menggaet simpati warga,tak terkecuali partai Golkar.

Salah satu besutan muda yang di elus untuk bisa memenangkan simpati pemilih terlebih kaum milenial adalah Johanis Calvin Panginda.

Saat di temui di sela-sela dialog terbatas serta pelantikan tim sukses yang di gelar di kediamannya di kawasan kampung jawa kelurahan Karombasan selatan kota Manado pria enerjik yang akrab di panggil “Toda” ini mengakui bahwa situasi politik yang saat ini bergerak sangat cepat memerlukan kesiapan parpol dalam menyikapinya

Baca juga:  Kalangi Resmi Pimpin Fraksi Nyiur Melambai DPRD Sulut

“Perkembangan dan situasi politik saat ini tentunya kita harus siap,apapun itu partau politik harus siap dan untuk partai Golkar sendiri lebih mengutamakan caleg milenial”

Di singgung soal motivasi hingga maju dalam bursa pencalegan dirinya mengakui ingin membesarkan partai serta menegakkan harga diri dari daerah Karombasan selatan yang untuk kali pertama mengutus wakilnya untuk bertarung di pilcaleg

” Majunya saya dalam kontestasi adalah harga diri dari kampung ini,selama ini suara kita atau dukungan kita di berikan kepada orang lain atau bukan dari Karombasan sendiri” jelasnya.

Baca juga:  Hadapi Liga 2,Sulut United Perpanjang Kontrak Dirga Lasut Cs

“Saya adalah putra Karombasan selatan yang pertama kali maju dalam pilcaleg DPRD kota Manado, jadi saya yakin bisa meraup dukungan dari warga (Karombasan)” ujarnya lagi.

Dijelaskan pula target untuk dapil Wanea Wenang optimis akan di tercapai

“Untuk target khususnya dapil Wenang-Wanea sudah di instruksikan oleh ketua Denny Sondakh,maupun ibu Tetty Paruntu sendiri bahwa kita harus 2 kursi apapun yang terjadi harus dua kursi.

Kalau berapa waktu lalu bisa kenapa saat ini tidak bisa,jadi kami berusaha semaksimal mungkin untuk bisa mencapai target tersebut” pungkasnya.

 

(Jem)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *